Pencegahan Pemakaian Narkoba | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Narkoba lagi narkoba lagi. Tahun-tahun belakangan ini, kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba semakin marak saja. Bukan hanya kasus ini marak di ibukota melaikan hingga di kota-kota lain di Indonesia. Tidak memandang dari status sosial mana dia berada, tidak melihat latar belakang keluarga baik-baik ataukah berantakan, tidak memandang dari daerah mana dia berasal. Orang-orang yang menjadi korban ketergantungan narkoba semakin beragam dan meningkat dari tahun ke tahun. Termasuk kamu, golongan anak muda yang menjadi pewaris bangsa. Jika banyak dari generasi muda sepertimu sekarang ketergantungan narkoba, maka akan begaimanakah nasib bangsa ini selanjutnya? | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Untuk itu informasi mengenai narkoba perlu diluruskan kepada semua orang. Hal ini agar kita tidak mudah dibohongi apalagi dimanfaatkan untuk kepentingan sekelompok orang. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Nah, biar ngga gampang dicuci otak atau dibujuk untuk memakai narkoba, kamu harus tahu beberapa hal tentang narkoba seperti dibawah ini : | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Minggu, 31 Oktober 2010
Biografi Bandku Tercinta
BIOGRAFI Enemy And Friend
Sebenarnya band ini terbentuk karna masing" personil nya udah punya bend masing",
namun gara" ngjaem bareng kita jadi ngarasa buat bikin band baru iia
"ENEMY AND FRIENDS"
enemy and friends tu terdiri dari : peank( guitar + voc ),windu ( lead + voc ), papap ( bass ),rizki geta ( drum + percusiion ) and kita baru menambah personel baru.. Derri (Synth),
enemyandfriends nama KONTROVERSIAL,
kita buat nama ini banyak dari temen kita yang ga suka sama band kita ini karna suatu hal yang kita ga tau sama sekali
namun kita ga pedulikan semua,karna MUSUH dari MUSUHKU adalah TEMANKU,
enemyandfriends mencoba menghibur kalian semua dengan POST PUNK dan kami berharap nanti dengan musik kami kalian semua bisa menerima dan menyukainya.
..Ncha & Enemy And Friends..
Forever
I hope you know
But I always try
To be a good man untill my last breathe
I can pretend
The feeling for you
You make me feel like I'm free again
Let me kiss you
Let me hold you
Every step you take
Every word you say
And every game you play
I'll be watching you
'Cause my love for you forever
I rip my heart out
Want this love from you
'Cause you are the one untill my last breathe
I can pretend the feeling for you
You make me feel like I'm free again
Let me kiss you
Let me hold you
Every step you take
Every word you say
And every game you play
I'll be watching you
'Cause my love for you forever, forever, forever, forever
Every step you take,
Every word you say
And every game you play
I'll be watching you
Every step you take,
Every word you say
And every game you play
I'll be watching you
Forever...
But I always try
To be a good man untill my last breathe
I can pretend
The feeling for you
You make me feel like I'm free again
Let me kiss you
Let me hold you
Every step you take
Every word you say
And every game you play
I'll be watching you
'Cause my love for you forever
I rip my heart out
Want this love from you
'Cause you are the one untill my last breathe
I can pretend the feeling for you
You make me feel like I'm free again
Let me kiss you
Let me hold you
Every step you take
Every word you say
And every game you play
I'll be watching you
'Cause my love for you forever, forever, forever, forever
Every step you take,
Every word you say
And every game you play
I'll be watching you
Every step you take,
Every word you say
And every game you play
I'll be watching you
Forever...
..killing me inside..
Menatap Sang Pujangga Hati
saat ku berjalan tarlihat matanya
tersenyum manis menatapnya..
matanya yang elok tanpa terkedip..
angin yang membawa harum tubuhnya menyapa hariku..
sungguh aku saat ini adalah kagum
aku tersenyum pada mentari...
nikmat Allah yang tak terhinnga dapat menatapnya..
meskipun kau tak tersenyum Sang bintang pujaan..
aku terus menyimpan harum tubuhmu yang tak bisa di buang...
kala aku harus terlelap dalam kegelapan malam...
ku akan terselimuti senyummu yang rupawan..
walau hanya sentuhan bayangan..
jangan lupakan...kalau ku disini akan mendoakan...
..ncha..
CATATAN KEMATIAN
Selamat malam, hidup
Terlampau lama sudah menjadi pendampingmu.
Selamat malam, hidup
Terlampau lama sudah menjadi pendampingmu.
Beriringan ketika; terpilih, dipilih, dan terpaksa memilih.
Di antara segala pilih-memilih itu, lebih sering kuputuskan sendiri.
Sebuah hidup hanya sibuk mencari pilihan lain, di kolong meja, di loteng rumah,
di tempat-tempat yang angin pun tak memilih untuk istirah di sana.
Lihatlah!
Tapak ini kian salah melangkah.
Lihatlah!
Tapak ini kian salah melangkah.
Atau pikiran ini yang terlalu sempit mengolah makna.
Terlalu sering aku berjalan ke ujung atap.
Terlalu lelah menyimpulkan jawaban teka-teki, tentang betapa rumit sebuah jalan berliku.
Orang-orang terlalu sibuk menjadikan kriminal sebagai panutan.
Lalu pertanyaan-pertanyaan itu muncul.
Lalu pertanyaan-pertanyaan itu muncul.
Bagaimana rasanya mengiris pergelanganmu sendiri
bahagiakah ketika tubuh tersapu angin,
menyampaikan selamat tinggal pada balkon dan beranda tertinggi
damai seperti apa yang menjemput ketika kita menutup mata ini terlalu pejam.
Sudahlah hidup..
Saatnya memilih jalan berbeda.
Sudahlah hidup..
Saatnya memilih jalan berbeda.
Terlalu sering kita bercengkrama memutuskan pilihan mana yang lebih baik antara kiri dan kanan
baik dan buruk.
Terlalu sempit hunian ini dengan caci maki.
Mereka kehilangan ruang untuk memuai.
Biarlah kusudahi...
Cengkrama kita pada malam ini. Biar kupejam terlalu lekat.
Biarlah kusudahi...
Cengkrama kita pada malam ini. Biar kupejam terlalu lekat.
Kita warnai dengan merah-merah pekat. Pada jalan yang sudah tak searah.
Biarlah kau kulepas sekarang.
Catatan:
Mohon sampaikan pada cinta-cinta yang kutinggal.
Catatan:
Mohon sampaikan pada cinta-cinta yang kutinggal.
Larungi hati mereka dengan warna yang lain
Sungguh tak sanggup aku berpamitan.
Salam manis,
Seorang gadis yang akan pergi
-Rain-
Banda Aceh, 09 Oktober 2010
Sungguh tak sanggup aku berpamitan.
Salam manis,
Seorang gadis yang akan pergi
-Rain-
Banda Aceh, 09 Oktober 2010
Cipta : Cut Dini Desita
Gaya Anak Gaul Yang Gak Jelas
mengapa banyak wanita yang bergaya ala anak gaul pada jaman sekarang..
baju di masukkin,,rambut ala jaman dulu.
tas dengan bentuk yang sama semua.
dan gigi ber kawat..
semua serba terbalik.gaya ala jaman dulu di pak
pasti terlihat modis meskipun tidak cantik..
era globalisasi membunuh otak semua penduduk di dunia ini tanpa peduli.
siapa sesungguhnya seorang manusia pada hakikatnya??
..ncha..
JAKSA AGUNG
Pilih Jaksa Agung Tak Kredibel, Komitmen SBY Berantas Korupsi Diragukan
Minggu, 31 Oktober 2010 , 19:19:00 WIB
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus arif dan membuat pertimbangan matang saat memilih Jaksa Agung. Sebab, figur yang dipilih Presiden akan digunakan masyarakat untuk mengukur komitmen dan konsistensi presiden dalam melaksanakan agenda penegakan hukum.
"Masyarakat akan meragukan komitmen dan konsistensi Presiden, jika Presiden mengajukan nama yang tidak kredibel. Sebaliknya, masyarakat akan yakin pada kesungguhan Presiden melaksanakan agenda penegakan hukum jika Presiden mengajukan nama figur dari luar Kejagung yang kredibel," ujar anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo, di Jakarta Minggu (31/10).
Di mata masyarakat, sebut Bamsoet, demikian ia akrab diapa, kredibilitas Kejagung sudah rontok akibat perilaku tak terpuji banyak oknum jaksa. Pandangan dan penilaian Masyarakat seperti itu mengacu pada sejumlah kasus.
"Mulai dari posisi Kejagung pada kasus Bibit-Chandra, kasus Artalyta Suryani sampai kasus 'penjualan' Rencana Tuntutan (Rentut) dalam kasus penggelapan pajak dengan tersangka Gayus Tambunan," sebutnya.
Dari rangkaian kasus itu, masyarakat menilai Kejagung tidak lagi seperti lembaga penegak hukum. Bahkan, Kejagung sudah terlihat tidak siap untuk diberi kepercayaan melakukan penegakan hukum.
"Publik pun mulai melihat kejagung sebagai bagian dari masalah. Sebab, para oknum jaksa justru sering menjadi faktor perusak rangkaian proses menegakan hukum," lanjut politisi Partai Golkar ini.
Kejaksaan Agung sesungguhnya justru lebih memerlukan bantuan dari luar untuk lebih dulu membersihkan dirinya sendiri, melakukan pembenahan ke dalam alias reformasi internal. Setelah lebih dari satu dasawarsa Indonesia menjalani proses reformasi, sikap mental para jaksa sama sekali tidak meyakinkan. Kejagung sama sekali belum menjadi atau mencerminkan lembaga penegak hukum yg reformis.
"Carut marut dan ketidak tegasan sikap dalam menyelesaikan kasus Bibit-chandra merupakan bukti bagi kita untuk tidak percaya begitu saja kepada para pimpinan kejaksaan yang ada," tandasnya.
Pilih Jaksa Agung Tak Kredibel, Komitmen SBY Berantas Korupsi Diragukan
Minggu, 31 Oktober 2010 , 19:19:00 WIB
Laporan: Zul Hidayat Siregar
BAMBANG SOESATYO/IST |
"Masyarakat akan meragukan komitmen dan konsistensi Presiden, jika Presiden mengajukan nama yang tidak kredibel. Sebaliknya, masyarakat akan yakin pada kesungguhan Presiden melaksanakan agenda penegakan hukum jika Presiden mengajukan nama figur dari luar Kejagung yang kredibel," ujar anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo, di Jakarta Minggu (31/10).
Di mata masyarakat, sebut Bamsoet, demikian ia akrab diapa, kredibilitas Kejagung sudah rontok akibat perilaku tak terpuji banyak oknum jaksa. Pandangan dan penilaian Masyarakat seperti itu mengacu pada sejumlah kasus.
"Mulai dari posisi Kejagung pada kasus Bibit-Chandra, kasus Artalyta Suryani sampai kasus 'penjualan' Rencana Tuntutan (Rentut) dalam kasus penggelapan pajak dengan tersangka Gayus Tambunan," sebutnya.
Dari rangkaian kasus itu, masyarakat menilai Kejagung tidak lagi seperti lembaga penegak hukum. Bahkan, Kejagung sudah terlihat tidak siap untuk diberi kepercayaan melakukan penegakan hukum.
"Publik pun mulai melihat kejagung sebagai bagian dari masalah. Sebab, para oknum jaksa justru sering menjadi faktor perusak rangkaian proses menegakan hukum," lanjut politisi Partai Golkar ini.
Kejaksaan Agung sesungguhnya justru lebih memerlukan bantuan dari luar untuk lebih dulu membersihkan dirinya sendiri, melakukan pembenahan ke dalam alias reformasi internal. Setelah lebih dari satu dasawarsa Indonesia menjalani proses reformasi, sikap mental para jaksa sama sekali tidak meyakinkan. Kejagung sama sekali belum menjadi atau mencerminkan lembaga penegak hukum yg reformis.
"Carut marut dan ketidak tegasan sikap dalam menyelesaikan kasus Bibit-chandra merupakan bukti bagi kita untuk tidak percaya begitu saja kepada para pimpinan kejaksaan yang ada," tandasnya.
Langganan:
Postingan (Atom)