Minggu, 31 Oktober 2010

Menatap Sang Pujangga Hati

saat ku berjalan tarlihat matanya
tersenyum manis menatapnya..
matanya yang elok tanpa terkedip..
angin yang membawa harum tubuhnya menyapa hariku..
sungguh aku saat ini adalah kagum

aku tersenyum pada mentari...
nikmat Allah yang tak terhinnga dapat menatapnya..
meskipun kau tak tersenyum Sang bintang pujaan..
aku terus menyimpan harum tubuhmu yang tak bisa di buang...

kala aku harus terlelap dalam kegelapan malam...
ku akan terselimuti senyummu yang rupawan..
walau hanya sentuhan bayangan..
jangan lupakan...kalau ku disini akan mendoakan...

..ncha..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar